Variasi Dunia di Green Home Building

Setiap hari, tampaknya warga dan pemerintah di seluruh dunia menjadi semakin sadar akan perlunya melestarikan. Dan sementara Amerika lebih berfokus pada lingkungan daripada biasanya (dengan inisiatif pembangunan rumah hijau yang baru populer pada khususnya), AS masih ketinggalan zaman ketika menyangkut konservasi. Eropa khususnya telah memimpin dalam pembangunan rumah hijau dan terutama dalam konservasi energi selama bertahun-tahun.

Konservasi Energi di Eropa

Eropa berada di garis depan gerakan hijau, termasuk desain rumah hijau … dan dengan alasan yang bagus. Karena di benua itu, bensin, gas alam, dan energi jauh lebih mahal daripada di Amerika, dan sudah seperti itu selama bertahun-tahun. Karena itu, baik orang Eropa maupun pemerintah Eropa lebih sadar energi daripada orang Amerika. Ini terlihat dalam budaya Eropa dalam banyak cara.

Hal besar yang memisahkan Eropa dari AS dalam konservasi energi adalah jaringan rel kereta api besar dan bentuk transportasi umum lainnya. Selain angkutan massal di setiap kota utama di Eropa, benua ini juga menawarkan layanan kereta penumpang jarak jauh yang terawat baik. Dan meskipun ada banyak kendaraan yang dimiliki secara individual di negara-negara Eropa, sebagian besar kota di Eropa memiliki persentase yang lebih tinggi dari pengguna angkutan massal (dan pengendara sepeda) daripada Amerika Serikat.

Kesadaran energi Eropa juga terlihat dalam cara orang Eropa membangun rumah mereka. Di Eropa (terutama di kota-kota besar), mereka menggunakan green home building dengan cara yang sangat praktis, luas, dan sederhana. Sebagian besar orang yang tinggal di kota besar Eropa tinggal di ruang yang jauh lebih kecil daripada rumah rata-rata di AS. Selain itu, sebagian besar rumah, apartemen, dan bisnis di Eropa menggunakan ide bangunan rumah hijau sederhana untuk menjaga ruang mereka tetap sejuk di musim panas daripada AC yang begitu umum di AS. Ini termasuk menggulung layar, naungan teras, jendela ganda, dan banyak lagi. Green Bangunan Rumah di Amerika

Ringkasnya: di Eropa, orang-orang telah menyadari perlunya mematikan lampu ketika mereka tidak menggunakannya selama beberapa dekade … karena mereka perlu menghemat uang. Di AS, orang-orang mulai terbiasa tidak melihat energi sebagai sesuatu yang akan selalu murah dan mudah tersedia, dan perlahan mengembangkan naluri yang lebih baik untuk konservasi. Pola pikir yang berubah ini dibuktikan dengan meningkatnya popularitas bangunan rumah hijau.

Konsep bangunan rumah hijau yang digunakan di Amerika berkisar pada ide-ide sederhana, seperti lebih sedikit rekaman persegi, insulasi yang ditingkatkan, dan posisi yang lebih cerdas ke matahari, serta penggunaan sumber energi alternatif seperti panel surya. Green home building juga menggabungkan konsep yang lebih kompleks, seperti penggunaan bahan yang berkelanjutan dan produk yang kurang berbahaya, untuk melindungi lingkungan dan menghemat energi dalam jangka panjang. Amerika sedikit tertinggal, tetapi dengan keberuntungan akan mulai mengejar standar yang ditetapkan oleh Eropa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *